Hai sobat generasi fisika! Hari ini sobat guru akan membagikan materi tentang termodinamika. Materi ini di pelajari pada jenjang kelas XI SMA. Untuk lebih jelasnya yuk simak rangkuman dibawah ini!
Sobat generasi fisika bisa mendownload materi rangkumannya disini :
Ringkasan atau rangkuman materi termodinamika :)
1. Usaha pada tekanan tetap
• Usaha yang dikerjakan ketika gas mengalami pemuaian atau pemampatan pada tekanan tetap (proses isobarik) dari keadaan 1 ke keadaan 2 adalah W=pΔV= p(V2-V1)
Usaha positif jika sistem memuai V2 >V1 dan negatif jika sistem memampat (V11 sebab cp>cv
• Untuk gas monoatomik dengan 3 derajat kebebasan (f=3) berlaku
2. Hukum Pertama Termodinamika
• Hukum pertama termodinamika menyatakan bahwa perubahan energi dalam, ΔU, ketika suatu gas (sistem) berubah dari keadaan 1 ke keadaan 2 adalah
ΔU=U2-U1=Q-W
Kalor Q positif jika kalor mengalir ke dalam sistem (atau sistem menyerap kalor) dan negatif jika kalor keluar dari sistem (atau sistem membuang kalor).
Usaha Wpositif jika sistem melakukan usaha dan negatif jika sistem dilakukan usaha.
Hukum pertama kalor adalah pernyatan umum dari hukum kekekalan energi yang melibatkan perpindahan kalor
3. Mesin Kalor dan Hukum Kedua Termodinamika
• Mesin kalor memindahkan Q1 dari reversoir panas, melakukan usaha W, dan membuang kalor Q2 ke reservoir dingin. Efisisensi mesin kalor adalah nilai perbandingan antara usaha yang dilakukan terhadap kalor total yang diserap;
Untuk mesin kalor ideal (mesin Carnot), , sehingga
• Proses nyata yang dapat dihasilkan diatur oleh hukum kedua termodinamika, yang dapat dinyatakan dalam dua cara:
a. Kalor tidak dapat mengalir secara spontan dari benda bersuhu rendah ke benda bersuhu tinggi.
b. Tidak ada satu mesin kalor yang bekerja dalam siklus yang semata-mata menyerap kalor dari reservoir dan mengubah seluruhnya menjadi usaha.
Hukum kedua dapat dinyatakan sebagai berikut: Entropi total jagat raya tidak berubah ketika proses reversibel terjadi (ΔSjagad raya =0) dan bertambah ketika proses irreversibel terjadi (ΔSjagat raya>0).
Perubahan entropy ΔS dari suatu sistem sama dengan kalor yang mengalir ke dalam (bertambah positif) atau ke luar dari (bertanda negatif) sistem, ketika sistem berubah dari satu keadaan (keadaan 1) ke keadaan lainnya (keadaan 2), dibagi dengan suhu mutlaknya:
• Mesin pendingin memindahkan kalor Q2 dari reservoir dingin, menerima usaha listrik W, dan membuang kalor Q1 ke reservoir panas. Jadi, proses dalam mesin pendinginan berlawanan arah dengan proses mesin kalor. Koefisien performasi cp dari suatu mesin pendingin adalah nilai perbandingan antara kalor yang dipindahkan dari reservoir dingin terhadap usaha listrik yang diterima sistem.
Untuk mesin pendingin ideal (mesin pendingin Carnot)
1. Usaha pada tekanan tetap
• Usaha yang dikerjakan ketika gas mengalami pemuaian atau pemampatan pada tekanan tetap (proses isobarik) dari keadaan 1 ke keadaan 2 adalah W=pΔV= p(V2-V1)
Usaha positif jika sistem memuai V2 >V1 dan negatif jika sistem memampat (V1

Komentar
Posting Komentar